0812-7742-300 Mon - Sun 8:30 - 20:00 WIB

10 Langkah Tepat Membersihkan Karpet Sendiri

10 langkah tepat membersihkan karpet sendiri

Setelah Anda melakukan cara memilih karpet yang tepat dan mendapatkan karpet idaman Anda, selanjutnya Anda harus memahami bagaimana cara merawat karpet tersebut. Karpet yang tidak dirawat dengan baik akan mudah rusak dan nantinya Anda akan memerlukan biaya ekstra untuk melakukan perawatan khusus atau bahkan menggantinya meskipun Anda belum lama membeli karpet tersebut. Jadikanlah karpet Anda sebagai dekorasi yang berusia panjang, sebagaimana tujuan karpet dibuat. Sebelum memulai pembahasan 10 cara membersihkan karpet yang tepat, ada baiknya Anda memahami berbagai material karpet supaya nantinya Anda pun tahu bagaimana memperlakukan karpet Anda ketika proses pembersihan..

Macam-macam Material Karpet Untuk Anda Ketahui

bahan wol

Odoo CMS- Sample image floating

Ingin karpet dengan material paling kuat dan awet? Wol adalah jawabannya. Sudah banyak orang yang membuktikan dan mengakui kualitas karpet berbahan wol. Selain super awet, wol juga mudah diwarnai sehingga memungkinkan diproduksinya karpet dengan pilhan warna yang tak terbatas. Karpet wol sangat cocok diletakkan di ruangan yang sering dilewati atau diinjak orang karena tidak mudah menipis dan nyaman untuk telapa kaki Anda. Jika Anda memiliki karpet berbahan wol, bersihkanlah dengan tepat secara berkala agar tidak cepat rusak.

bahan bambu

Bambu merupakan serat yang multi-guna. Bagaimana tidak, serat natural ini bisa ditenun menjadi seperti benang sutra atau dipotong menjadi lapisan-lapisan tipis. Biasanya, karpet dengan bahan bambu dipasang di beberapa ruangan seperti ruang tamu, kamar tidur, atau selasar dari pintu masuk menuju ke ruangan lainnya. Untuk menjaga keawetan karpet bambu ini, sebaiknya jangan diletakkan di area dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Itu juga berarti Anda harus menghindarkan karpet bambu dari tumpahan air atau proses pembersihan yang basah.

bahan akrilik

Terbuat dari polymer, karpet yang menggunakan bahan akrilik dapat dibentuk menyerupai karpet wol atau katun. Ini merupakan alternatif yang bisa Anda pilih jika Anda ingin karpet yang terlihat terbuat dari serat natural, namun kualitasnya adalah kualitas serat sintetis. Sebagai serat sintetis, akrilik menjadikan warna karpet tidak mudah luntur.

bahan katun

Odoo CMS- Sample image floating

Memiliki keunggulan sama dengan wol, katun juga merupakan serat yang mudah diwarnai dengan berbagai warna. Namun, karpet katun lebih murah dibandingkan karpet wol dan memiliki tampilan yang lebih kasual. Cara penenunan serat katun untuk pembuatan karpet biasanya dengan cara dikepang atau dengan tenunan datar. Karpet katun merupakan karpet yang halus, sehingga nyaman untuk digunakan sebagai karpet yang sekaligus berfungsi sebagai alas duduk. Karpet yang cukup panjang umur ini keseringan dapat dicuci dengan mesin cuci, sehingga akan mempermudah Anda untuk membersihkannya.

bahan microfiber

Microfiber adalah serat yang sangat bagus, yang biasanya terbuat dari benang polyester, nilon, atau polypropylene. Bukanlah hal baru dalam industri tekstil, microfiber sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Hebatnya, karpet berbahan microfiber benar-benar mampu mengimitasi kelembutan dan kecantikan beludru. Sayangnya, karpet berbahan ini akan mudah meninggalkan noda bila terkena tumpahan cairan.

bahan serat rami

Termasuk ke dalam serat alami, serat rami berasal dari tumbuhan berbentuk rumpun yang mudah tumbuh di daerah tropis. Serat alaminya berasal dari pita pada kulit kayu yang sangat keras serta mengkilap. Untuk dijadikan bahan baku tekstil seperti karpet, biasanya rami akan dicampur dengan serat lainnya ketika dipintal. Secara tekstur, serat rami tergolong kasar, namun jika dijadikan karpet, tentunya tetap dibuat sedemikian rupa sehingga tetap nyaman untuk dipijak atau dijadikan alas duduk.

bahan nilon

Nilon terkenal sebagai serat sintetis yang kuat. Sebagai serat buatan pabrik, nilon dapat diproduksi menjadi berbagai macam warna. Selain itu, karpet yang berbahan nilon juga sudah banyak diketahui tahan dari noda karena nilon jago ‘menolak’ kotoran sehingga jika terkena kotoran, akan sangat mudah dibersihkan. Karena seratnya kuat, maka tidak heran kalau karpet berbahan nilon akan berusia panjang. Tempatkanlah karpet nilon pada ruangan dengan heavy traffic seperti ruang tamu. Tampilannya yang mengkilap mampu memberikan pendaran cantik pada karpet, sehingga layak diletakkan di ruangan yang banyak dikunjungi orang. Walaupun begitu, warna pada nilon cenderung mudah pudar karena biasanya diwarnai dengan pewarna yang mengandung asam.

bahan sisal (serat karung)

Odoo CMS- Sample image floating

Mendengar namanya, yang terbayang dalam benak Anda pastilah tekstur karpet yang kasar. Memang, karpet dengan bahan sisal tergolong kasar, namun tekstur inilah yang tidak dimiliki karpet dengan tipe serat lainnya. Tampilannya justru unik dan berbeda. Untuk orang yang memiliki alergi dengan wol, karpet sisal adalah alternatif terbaik. Di samping itu, karpet sisal juga kuat dan sangat tahan lama. Kekurangan dari karpet ini adalah serat karung menyerap kelembapan, sehingga membuatnya susah untuk menghilangkan noda yang tercipta karena tumpahan minum atau makanan.

bahan polyester

Sebagai serat buatan, polyester adalah serat super awet yang biasa digunakan untuk membuat karpet. Banyak kelebihan yang dimiliki oleh karpet berbahan polyester, beberapa di antaranya adalah tidak mudah luntur, tidak gampang memudar, harganya terjangkau, cepat kering jika dibersihkan dengan air atau kain basah, dan sangat banyak diproduksi. Namun, polyester susah diwarnai, sehingga keterbatasan pilihan warna dan motif menjadi hal yang harus dimaklumi. Lalu, polyester juga tidak anti-minyak, sehingga jika Anda tidak sengaja menumpahkan makanan yang berminyak, maka akan menyebabkan noda permanen pada karpet Anda.

bahan sutra

Sutra sangat terkenal dengan kehalusan dan kemewahannya. Selain itu, sebagai material untuk karpet, sutra mudah diwarnai dan merupakan material yang mudah menyerap. Walaupun sutra tergolong multi-guna, namun usia material ini tidaklah sepanjang material lainnya jika tidak dikombinasikan dengan serat lain. Akan sangat baik jika sutra dipadukan dengan wol karena akan tercipta serat yang tebal dan memiliki kilauan cantik. Meskipun begitu, karpet sutra sebaiknya tidak dipasang pada heavy traffic area untuk menghindari penggantian dalam waktu dekat akibat kerusakan.

bahan olefin

Olefin atau polypropylene adalah serat buatan yang paling terkenal digunakan dalam pembuatan karpet. Serat olefin halus layaknya wol, tidak memerangkap noda, mampu menjaga kualitas warna dengan baik, dan harganya terjangkau. Karena keawetan dan kemampuannya dalam anti-noda dan anti-lembap, karpet berbahan olefin kerap digunakan pada area outdoor seperti teras, balkon, atau gazebo. Sebagaimana serat lain memiliki kelebihan dan kekurangan, olefin juga memiliki kekurangan. Kekurangannya adalah olefin bukanlah serat yang lentur, sehingga jika Anda meletakkan furnitur berat di atasnya dan meninggalkan bekas, maka bekas tersebut akan susah dihilangkan. Kemudian, jika karpet olefin dipasang di high traffic area, maka akan cenderung mudah menipis seiring berjalannya waktu.

bahan viscose

Serat viscose diproduksi dengan dua paduan serat, yaitu serat rayon buatan manusia dan serat selulosa buatan pabrik. Jika Anda memiliki karpet dengan material viscose, sebaiknya Anda tidak memasangnnya pada area yang mudah basah atau terkena cipratan air atau area yang tingkat kelembapannya tinggi, seperti ruang makan, ruang tamu, apalagi area outdoor. Sebaiknya, Anda meletakkan karpet ini di ruangan yang jarang digunakan untuk lalu-lalang seperti kamar tidur.

langkah-langkah membersihkan karpet anda sendiri

Itulah bermacam-macam material karpet yang dapat Anda temui ketika mencari karpet, baik di toko online ataupun offline. Selanjutnya, akan dibahas mengenai cara membersihkan karpet yang tepat, yang dapat Anda lakukan sendiri. Dengan membersihkan karpet Anda sendiri, maka Anda dapat lebih menghemat pengeluaran dan memperlakukan karpet dengan baik, sesuai dengan pengetahuan yang sudah Anda dapatkan sebelum membeli karpet tersebut.

1. mulai dengan sapu

Odoo CMS- Sample image floating

Langkah pembersihan karpet dapat dimulai dengan alat paling sederhana, yang mudah dicari dan murah pula harganya, yaitu sapu. Sapu jenis apa yang harus digunakan? Jawabannya adalah tergantung dari jenis karpetnya. Jika karpet Anda memiliki material dengan serat halus berbulu seperti wol, katun, microfiber, atau lainnya, maka Anda membutuhkan sapu ijuk untuk langkah pertama ini. Sementara kalau karpet Anda adalah karpet berbahan serat bambu atau sisal, Anda bisa menggunakan sapu lidi yang lentur dan tidak berujung tajam. Sapu ijuk ataupun sapu lidi, pastikan Anda memisahkan sapu tersebut dengan sapu yang biasa Anda gunakan untuk membersihkan lantai atau halaman rumah. Khususkan sapu tersebut sebagai sapu karpet Anda.

Dengan sapu ini, Anda akan membersihkan kotoran-kotoran yang kasat mata dan mudah dibersihkan, seperti serpihan kertas, bungkus plastik, guguran daun, dan lain sebagainya. Ketika membersihkan karpet dengan sapu, arahkanlah sapuan ke satu arah saja hingga kotoran-kotoran tadi berpindah dari atas karpet ke lantai.

2. gunakan penyedot debu

Penyedot debu atau vacuum cleaner sudah dikenal sebagai alat pembersih karpet andalan. Terkadang, orang beranggapan bahwa membersihkan karpet menggunakan vacuum cleaner saja sudah cukup. Padahal, menyedot debu baru masuk ke dalam langkah kedua dari proses pembersihan karpet yang tepat. Di dalam tahap ini, tujuannya adalah untuk menghilangkan kotoran yang tidak kasat mata, yang belum bisa dibersihkan dengan sapu tadi. Bersihkan karpet menggunakan penyedot debu secara merata dari satu sisi ke sisi lainnya. Pastikan seluruh permukaan karpet sudah terkena penyedot debu, mengikuti arah serat karpet. 

Membersihkan karpet dengan vacuum cleaner bisa dilakukan secara berkala untuk memastikan karpet selalu bersih. Apalagi ketika Anda sedang enggan untuk melakukan deep cleaning pada karpet Anda. Sembari membersihkan karpet dengan vacuum cleaner, Anda bisa sambil menonton film, video, ataupun mendengarkan musik dan membuat kegiatan pembersihan karpet menjadi lebih menyenangkan.

3. lakukan pada bagian bawah

Hal ini kerap kali diabaikan karena membersihkan karpet di bagian atas saja dirasa sudah cukup. Padahal, bagian bawah karpet juga penting untuk dibersihkan. Kotoran yang menumpuk di bagian bawah karpet bisa berpindah ke bagian atas karpet jika tiba-tiba karpet Anda tersibak dan ada angin atau dengan cara lain. Selain itu, membersihkan karpet tidak akan total jika Anda melewatkan bagian bawah. Padahal, pembersihan karpet yang baik adalah pembersihan menyeluruh. 

Odoo CMS- Sample image floating

Anda dapat membersihkan bagian bawah karpet sebelum atau sesudah membersihkan bagian atas. Kalau Anda melakukannya setelah membersihkan bagian atas, maka pastikan bagian atas karpet tidak terkena kotoran lagi. Untuk mengantisipasi, Anda bisa membersihkan bagian bawah karpet sebelum Anda melakukan pembersihan bagian atas karpet dengan vacuum cleaner. Dengan begitu, maka Anda bisa tetap memastikan bagian permukaan tetap bersih. Membersihkan bagian bawah karpet juga sebaiknya dilakukan dengan cara disapu dan di-vacuum supaya benar-benar bersih.

4. urai dengan tangan

Karpet Anda merupakan tipe karpet yang sisi-sisinya terdapat hiasan berbentuk rumbai-rumbai? Memiliki karpet dengan model seperti ini tentu memerlukan perhatian khusus ketika proses pembersihan. Jangan biarkan bagian cantik ini menjadi rusak karena proses pembersihan yang kurang tepat. Caranya adalah dengan memastikan tidak ada rumbai yang terpilin atau kusut. Jika ada, urailah dengan tangan secara perlahan dan jagnan dipaksa supaya tidak semakin kusut. 

Selanjutnya, Anda bisa mencerahkan kembali warna rumbai atau mengankat kotoran pada rumbai tersebut dengan menggunakan cairan pembersih yang tidak keras kandungannya. Celupkan rumbai pada mangkuk yang sudah diisi cairan pembersih bercampur air dan biarkan kotoran meluruh. Kalau larutan dalam mangkuk tersebut sudah kotor, gantilah dengan yang baru. Usai membersihkan dengan cairan pembersih, Anda harus mengeringkannya dengan benar. Peras perlahan, dan diamkan dengan cara diangin-angin atau bisa juga dikeringkan dengan hair dryer untuk mempercepat proses pengeringan. Jangan biarkan rumbai yang masih basah menyentuh lantai atau bagian yang kotor karena kotoran akan mudah menempel pada permukaan yang lembap. Begitu sudah kering, uraikan kembali rumbai dengan tangan untuk memastikan helaian rumbai tidak menyatu setelah pencucian.

5. uji coba sabun

Odoo CMS- Sample image floating

Menyapu dan menyedot debu pada karpet menggunakan vacuum cleaner merupakan cara paling simpel untuk membersihkan karpet. Namun, jika karpet Anda terkena noda tumpahan makanan atau minuman, maka Anda memerlukan deep cleaning. Tidak hanya itu, deep cleaning juga perlu dilakukan secara rutin meskipun tidak ada noda pada karpet Anda. Hal ini ditujukan untuk benar-benar membersihkan karpet dan menghindarkannya menjadi sarang kuman.

Untuk proses deep cleansing, dibutuhkan sabun pembersih. Anda bisa membeli sabun pembersih karpet di toko ataupun meraciknya sendiri menggunakan sabun cuci baju yang tidak keras. Tapi, Anda tidak bisa sembarangan menggunakan sabun pembersih. Anda harus melakukan uji coba terlebih dahulu untuk memastikan sabun tersebut tidak merusak material karpet Anda. Caranya adalah dengan membuat larutan campuran sabun pembersih dengan air, kemudian gunakan pada bagian kecil karpet Anda dan lihatlah apakah sabun tersebut membuat warna karpet luntur atau merusak tekstur karpet atau menimbulkan kerusakan lainnya. Jika tidak, maka Anda bisa menggunakan sabun tersebut untuk membersihkan seluruh permukaan karpet.

6. hilangkan noda dengan sabun

Langkah berikutnya adalah mulai membersihkan noda menggunakan sabun yang sudah lolos proses uji coba. Seperti ketika Anda melakukan uji coba, buatlah larutan air dengan sabun pembersih, namun kali ini dalam jumlah yang lebih banyak, yang kira-kira cukup untuk membersihkan karpet Anda. Oleskan larutan tersebut pada seluruh permukaan karpet. Pada bagian yang terkena noda, Anda bisa memberikan sabun agak lebih banyak supaya noda benar-benar terangkat. Atau jika Anda ragu, Anda bisa melakukan fokus pembersihan bagian yang ternoda secara terpisah.

Pertama, bersihkan karpet secara menyeluruh terlebih dahulu. Jika sudah, maka Anda bisa melakukan pembersihan khusus pada bagian yang terkena noda. Bersihkan sabun dengan air, kemudian lihat apakah noda sudah terangkat. Jika belum, ulangi lagi dengan mengoleskan sabun, menggosoknya lembut, dan bilas dengan air. Pembersihan ini sebaiknya dilakukan bertahap, dibandingkan jika Anda langsung menuangkan banyak cairan pembersih pada noda.

7. pakai sikat lembut

Odoo CMS- Sample image floating

Untuk memaksimalkan proses pembersihan noda, maka Anda sebaiknya menggunakan sikat berbulu lembut. Menyikat karpet harus dilakukan secara hati-hati supaya seratnya tidak rusak. Jika serat karpet rusak, maka akan berpengaruh pada teksturnya sehingga dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Memilih sikat yang lembut bisa dengan cara Anda coba gosokkan pada tangan Anda dan rasakan tingkat kelembutannya. 

Pada proses pembersihannya, menyikat karpet harus dilakukan secara searah. Mulai dari tepian karpet, menuju ke tengah karpet. Sekalipun Anda menemui noda yang membandel, jangan sampai Anda menggosoknya dalam dua arah. Tetaplah menggosok dalam gosokan satu arah hingga nodanya hilang perlahan.

8. keringkan menyeluruh

Ketika Anda sudah melakukan pembersihan dengan sabun dan sikat pada seluruh permukaan karpet, maka sekarang saatnya Anda mengeringkan karpet Anda. Proses pengeringan harus dilakukan dengan cermat dan pastikan karpet benar-benar kering karena karpet yang masih lembap akan menimbulkan bau kurang sedap yang tentunya mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Cara pengeringan yang mudah dan cepat adalah dengan menggunakan hair dryer. Ini bukanlah masalah apabila ukuran karpet tidak terlalu besar. Pengeringan dengan hair dryer untuk karpet dengan serat lembut sebaiknya menggunakan suhu medium hingga tinggi. Kalau menggunakan suhu tinggi, pastikan jarak antara mulut hair dryer dengan permukaan karpet tidak terlalu dekat. Sementara untuk karpet berbahan serat alami yang berasal dari tumbuhan, Anda bisa mengeringkan dengan memakai kipas angin saja. Berbeda halnya jika karpet Anda berukuran besar, maka Anda harus mengeringkannya dengan cara dijemur.

9. siapkan tempat jemur

Odoo CMS- Sample image floating

Untuk menjemur karpet, Anda bisa melakukannya di luar rumah apabila matahari tidak sedang terlalu terik. Hindari menjemur pada saat matahari terik karena dapat membuat warna karpet memudar. Selain itu, menjemur karpet langsung di bawah terik matahari di luar ruangan bisa membuat karpet mudah terkena debu lagi. Untuk itu, Anda bisa menjemur karpet Anda di teras rumah atau pagar rumah Anda jika di bagian atasnya terdapat peneduh. 

Tempat menjemurnya bisa dengan cara menyediakan tiga buah kursi untuk dijadikan penyangga pada bagian kanan, tengah, dan kiri karpet. Tambahkan pembeban pada bagian atas karpet yang sudah dibentangkan di atas ketiga kursi supaya tidak melorot atau jatuh ke lantai. Diamkan karpet dalam posisi dijemur seperti itu dan cek secara berkala untuk memastikan karpet sudah kering atau belum. Kalau permukaan karpet sudah kering, Anda bisa membalik karpet untuk menjemur bagian bawah karpet dan memastikan sudah tidak ada air yang menetes dari permukaan karpet.

10. akhiri dengan penyedot debu

Karpet yang sudah benar-benar kering bisa diangkat kembali ke ruangan tempatnya diletakkan. Pastikan lantai di mana karpet akan dibentangkan sudah bersih. Kemudian, akhiri proses deep cleaning dengan kembali mengambil vacuum cleaner Anda. Kali ini, fungsi vacuum cleaner adalah untuk memastikan karpet benar-benar kering dan menghindari serat saling terjalin atau menggumpal akibat proses pencucian tadi. Kalau ada serat yang terlihat menggumpal, usap pelan menggunakan tangan hingga gumpalan tersebut terurai. Mengeringkan karpet dengan vacuum cleaner juga harus dilakukan secara searah, terutama bagi karpet berbulu agar bulunya tidak berantakan. 

Bagaimana? Penjelasan lengkap 10 langkah tepat membersihkan karpet di atas tentunya akan membuat Anda lebih mudah membersihkan karpet Anda sendiri. Namun, apabila karpet Anda merupakan karpet antik atau klasik, ada baiknya jika karpet terkena noda, Anda membersihkan karpet Anda pada profesional supaya karpet Anda tidak rusak karena biasanya karpet klasik memerlukan perawatan khusus. Bersihkanlah karpet Anda secara berkala, minimal membersihkannya dengan vacuum cleaner kalau Anda tidak memiliki banyak waktu luang. 


Image source: mysteamgreencarpetcleaning.com