0812-7742-300 Mon - Sun 8:30 - 20:00 WIB

Memastikan Ukuran Karpet Pas Untuk Ruangan

Bagaimana sih cara memastikan ukuran karpet sudah pas atau belum

Karpet yang tidak pas dengan ukuran ruangan dapat terlihat janggal dan justru tidak berguna. Bagaimana cara mengatasi masalah tersebut?

Akan sangat merugikan jika Anda sudah membeli karpet dan membawanya pulang ke rumah, kemudian ketika akan dipasang di ruangan yang Anda inginkan, ternyata ukurannya tidak pas. Bisa terlalu besar atau malah terlalu kecil. Karpet yang ukurannya tidak pas dengan ukuran ruangan tentunya bisa jadi malah tidak terpakai atau jika tetap dipaksakan dipasang, justru menurunkan nilai estetik ruangan. Ukuran karpet yang pas dengan ukuran ruangan tidak selalu berarti ukuran karpet sama persis dengan ukuran ruangan melainkan ukuran karpet haruslah mampu menyeimbangkan komponen lain di dalam ruangan, khususnya untuk rug area atau runner yang ukurannya memang tidak didesain untuk sesuai dengan ukuran dan bentuk utuh ruangan. 

Untuk mengetahui cara memastikan ukuran karpet yang Anda beli cocok dengan ukuran ruangan Anda, ikutilah langkah-langkah yang akan dijabarkan secara mendetail di dalam artikel ini. Tapi sebelumnya, ada baiknya Anda mengetahui dulu apa saja jenis-jenis karpet yang bisa Anda gunakan untuk ruangan-ruangan di rumah Anda. Setelah Anda tahu jenis karpet apa yang Anda inginkan, maka gunakanlah panduan tersebut untuk menentukan ukuran karpet Anda, yang akan kami bahas dengan jelas supaya karpet Anda dapat menjadi penyempurna dan penyeimbang ruangan.

jenis-jenis karpet untuk ruangan anda

Karpet ada banyak jenisnya, namun di antara banyak jenis tersebut, berikut ini adalah jenis-jenis karpet yang banyak dijual dan dicari di pasaran. Karpet-karpet di bawah ini juga akan banyak Anda temukan dalam artikel mengenai desain interior atau dekorasi rumah.

1. runner

Odoo CMS- Sample image floating

Runner adalah karpet berukuran kecil memanjang yang cocok diletakkan di tangga, selasar, bordes, depan perapian atau sofa, dan kedua sisi tempat tidur. Selain ditempatkan di tempat-tempat tadi, runner juga bisa digunakan untuk ‘mendefinisikan’ area di sebuah ruangan. Misalnya Anda ingin menonjolkan rak koleksi buku Anda di ruang tamu, maka Anda bisa meletakkan runner di bawak rak-rak tersebut. Di abad ke 18, runner hanya difungsikan sebagai pelindung karpet yang lebih bagus di rumah-rumah mewah. Tapi sekarang, runner dapat digunakan sendiri, dan bukan untuk melengkapi karpet lainnya. Meskipun begitu, Anda bisa berkreasi layering dengan runner. Di atas karpet besar polos, letakkanlah runner bermotif menarik sebagai penambah dekorasi ruangan.

2. karpet wol

Ini dia karpet yang terkenal di kalangan karpet lainnya. Wol dianggap sebagai material karpet yang ideal. Mengapa demikian? Dari segi penampilannya, karpet wol jelas terlihat mewah. Kemudian, karpet wol juga awet karena mampu bertahan dalam waktu lama untuk penggunaan intensitas tinggi. Selain itu, karpet berbahan wol anti kotor, anti noda, dan tidak mudah terbakar. Perlu Anda garis bawahi, karpet yang tidak mudah terbakar sangat penting untuk dimiliki karena jika terjadi kebakaran dan karpet Anda terbuat dari bahan yang mudah terbakar, maka api akan semakin mudah merambat dan membesar, yang akan berakibat semakin fatal.

Walaupun bahan wol bagus, namun karpet yang terbuat dari 100 persen wol tidak cocok untuk di setiap ruangan. Karpet seperti itu hanya cocok untuk dipasang di kamar atau ruangan lain yang tidak banyak dilewati orang. Untuk ruangan yang sering digunakan sebagai area lalu-lalang, maka Anda bisa memilih karpet wol yang sudah dikombinasikan dengan bahan sintetis. Namun perlu diingat bahwa semakin tinggi campuran bahan sintetisnya, maka karakteristik natural wol akan semakin sulit ditemukan.

3. karpet serat tanaman

Odoo CMS- Sample image floating

Tidak hanya wol, bahan material yang digunakan untuk membuat karpet. Ada serat berbahan dasar tanaman seperti serat rami dan serat karung yang juga digunakan sebagai material pembuat karpet. Karpet berbahan serat alami biasanya kuat, fleksibel, dan berusia panjang. Bahkan, walaupun terbuat dari serat tanaman, material tersebut secara alami tahan api. Di samping itu juga mudah menyerap kelembapan udara dan melepaskannya ketika udara ruangan cukup kering. Menariknya, karpet berbahan serat tanaman juga dapat membantu meningkatkan kualitas udara dengan cara menyerap racun-racun yang ada di udara. 

Letakkanlah karpet berbahan serat natural pada ruangan yang kerap dilewati orang seperti di selasar dan dapur karena sudah terbukti akan awet seiring waktu penggunaan. Pengecualian untuk serat rami yang tidak terlalu awet dibandingkan dengan serat karung, sehingga baiknya dipasang di ruangan yang tidak banyak dipakai. Kelebihan lain dari karpet berbahan serat tanaman adalah mampu menyamarkan noda dan dapat dengan mudah dibersihkan dengan vacuum cleaner. Tapi, noda dari tumpahan cairan tetap akan mudah membekas pada karpet ini.

4. karpet sintetis

Banyak kelebihan yang dimiliki karpet sintetis karena bahan-bahannya sudah dikombinasikan supaya memiliki berbagai keunggulan yang tidak akan ditemukan dalam satu jenis karpet bermaterial alami. Anti noda, anti pudar, sangat awet, mudah dibersihkan, dan ekonomis itulah beragam kelebihan yang akan Anda dapatkan dalam sebuah karpet sintetis. Karenanya, tidak mengherankan jika karpet ini banyak diburu untuk ruangan yang sekiranya jika dipasang karpet akan mudah terkena tumpahan makanan atau minuman. 

Ada kelebihan, tentunya tetap ada kekurangan. Jika dibandingkan dengan karpet wol, karpet sintetis gumpalan seratnya lebih mudah mengempis sehingga dapat menyebabkan tampilan visual yang menimbulkan kesan karpet sudah lama dipakai. Solusinya, Anda bisa memilih karpet sintetis dengan gumpalan serat yang tidak terlalu tebal untuk area yang banyak diinjak orang supaya tidak terlalu kentara perbedaannya.

5. karpet sutra dan katun

Odoo CMS- Sample image floating

Kemewahan pantulan kemilau karpet sutra akan sangat cantik berada di kamar tidur atau ruang tamu Anda. Kelembutannya juga membuat karpet ini semakin bernilai tinggi. Di balik itu, karpet sutra tidaklah lebih kokoh jika dibandingkan dengan karpet wol dan tentunya harganya jauh lebih mahal. Bahkan, karpet sutra juga sulit untuk dibersihkan. Sementara karpet katun tergolong kuat, fleksibel, dan relatif murah di antara karpet berbahan natural lainnya. Kekurangan dari karpet katun adalah mudah kotor, namun juga mudah dibersihkan.

6. karpet tenun

Karpet tenun memiliki konstruksi yang kuat dan tahan lama, serta tekstur tenunan yang halus. Karpet tenun menciptakan sebuah gaya yang populer pada laintai di Inggris sebelum kepopuleran karpet lainnya di awal abad 19. Ketika itu, hampir semua karpet dan runner dibuat dengan cara ditenun. Berbeda dengan karpet lainnya yang memiliki tekstur rata dan sempurna, karpet tenun memiliki tekstur yang memberikan karakter unik dan ciri khas pada sebuah lantai. Kekurangan dari karpet tenun adalah hewan bercakar seperti kucing dapat tidak sengaja terjepit kukunya di tekstur tenunan pada karpet.

langkah-langkah menemukan ukuran karpet yang pas

Setelah Anda mengetahui beberapa jenis karpet yang banyak beredar di pasaran dan sudah menentukan karpet pilihan Anda, sekarang saatnya proses pengukuran dimulai. Berikut ini adalah lagkah-langkah yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan ukuran karpet yang pas dengan ruangan Anda demi menghindari tampilan estetik yang buruk atau kesia-siaan membeli karpet.

1. ukurlah ruangan dengan tepat

Odoo CMS- Sample image floating

Langkah pertama dan tak boleh terlewatkan adalah mengukur luas ruangan Anda. Tidak hanya keseluruhan luas ruangan, tapi juga luas area yang akan dipasang karpet. Pertama, ukur luas ruangan keseluruhan menggunakan meteran. Atau jika mungkin Anda sudah memiliki data ukuran ruangan Anda ketika membeli atau membangun rumah tersebut, gunakanlah sehingga Anda tidak perlu melakukan pengukuran ruangan dua kali. Kedua, tentukan area mana yang akan Anda pasang karpet. Misalnya Anda ingin memasang karpet di ruang tamu dan karpet akan dibentangkan di bawah sofa dan coffee table. Maka yang perlu Anda lakukan adalah mengukur luas area yang mencakup keberadaan sofa dan coffee table Anda. 

Kalau Anda memiliki budget terbatas untuk karpet ruang tamu Anda dan hanya dapat membeli karpet berukuran kecil untuk saat ini, tidak masalah. Anda bisa membiarkan furnitur di ruang tamu Anda terlihat “mengambang” dengan memasang karpet kecil yang dipasang di bawah coffee table. Hanya saja, supaya terlihat baik, pastikan punggung sofa menempel pada dinding untuk konsep seperti ini.

2. tempelkan selotip kertas

Apa gunanya selotip kertas? Selotip kertas akan sangat membantu Anda yang kurang dapat memperkirakan seperti apa bentuk ruangan Anda setelah diberi karpet. Padahal, gambaran perkiraan seperti ini penting karena akan memberikan Anda penilaian awal apakah tepat memasang karpet pada area yang Anda rencanakan. Kenapa selotip kertas? Tentunya karena selotip kertas tidak berbekas ketika dilepas kembali, sehingga tidak akan merusak lantai Anda. Lalu bagaimana caranya? Caranya adalah dengan menentukan area yang akan Anda pasangi karpet, kemudian pasanglah selotip kertas seolah-olah selotip kertas tersebut adalah sisi terluar karpet yang akan Anda beli. Kemudian lihatlah apakah benar seperti itu Anda akan memasang karpet Anda nantinya. Kalau Anda sudah yakin, Anda bisa memastikan ukuran area karpet dengan mengukur panjang selotip kertas yang Anda tempel tadi sebelum melepasnya.

3. pasanglah sesuai ruangan

Odoo CMS- Sample image floating

Jika Anda memiliki karpet yang panjang, arahkan karpet memanjang. Sementara kalau ruangan Anda cenderung melingkar dan luas, pasang karpet secara horizontal. Atau bisa jadi Anda memiliki ruangan yang sangat panjang dan cenderung sempit, maka Anda harus membagi ruangan menjadi dua area dengan memasang dua karpet. Ketika hal ini terjadi, maka untuk menghindari ruangan menjadi semakin sempit, daripada mengarahkan karpet untuk diletakkan di depan atau samping tempat tidur, pasanglah karpet di bawah tempat tidur. Tapi pastikan masih cukup banyak bagian karpet yang terlihat dan dapat difungsikan.

4. cobalah untuk konsisten

Untuk membuat ruangan terlihat seimbang dan karpet berfungsi dengan baik, dibutuhkan konsistensi dalam penataan furnitur. Contohnya, memasang karpet di ruang keluarga Anda, kalau Anda ingin memakai konsep seluruh furnitur berada di atas karpet, maka pstikan furnitur apa saja yang akan Anda masukkan ke dalam area karpet tersebut dan pastikan keberadaan karpet masih bisa terdeteksi. Sementara kalau Anda ingin bagian kaki depan sofa berada di atas karpet, maka armchair yang berada di dekat sofa, bagian kaki depannya juga harus berada di atas karpet. Buatlah semua posisi furnitur konsisten sehingga terlihat rapi.

5. sesuaikan bentuk

Odoo CMS- Sample image floating

Cara termudah untuk menyesuaikan ukuran dan bentuk karpet dengan ruangan adalah dengan melihat bagaimana bentuk ruangan Anda. Jika ruangan Anda berbentuk persegi, maka karpet berbentuk persegi-lah yang tepat untuk ruangan Anda. Baik itu karpet persegi berukuran persis seperti ukuran ruangan Anda atau karpet persegi dengan lebar tiga per empat ruangan Anda. Sementara kalau Anda ingin karpet berbentuk asimetris untuk ruangan Anda, Anda bisa memilih karpet asimetris berukuran sedang atau kecil untuk meng-highlight area tertentu saja, misalnya untuk area alas kaki di depan kursi santai Anda. Lalu, untuk karpet berukuran lingkaran, Anda bisa menggunakannya untuk alas coffee table berbentuk lingkaran atau untuk alas mainan tenda-tendaan di kamar anak Anda.

6. padukan dengan karpet lain

Anda sudah terlanjur membeli karpet, tapi ternyata ukurannya terlalu kecil untuk ruangan Anda? Jangan buru-buru menyingkirkan karpet tersebut dan membeli karpet yang baru. Apalagi kalau Anda sebenarnya sangat menyukai karpet tersebut. Selalu ada solusi untuk sebuah masalah. Untuk problem seperti ini, Anda dapat memadukan karpet yang sudah Anda beli dengan karpet berukuran lebih besar. Karpet yang lebih besar ini akan nampak cantik jika terbuat dari bahan berbeda. Jadi misalnya Anda sudah terlanjur membeli karpet tenun, namun ukurannya terlalu kecil, maka belilah karpet berbahan serat rami dengan ukuran yang lebih besar, yang lebih seimbang dengan ukuran ruangan Anda. Kemudian, jadikan karpet serat rami tadi sebagai karpet lapisan pertama dan tumpuklah dengan karpet tenun yang sudah Anda beli pertama tadi. Anda pun akan mendapatkan tampilan karpet yang menarik dengan ukuran yang lebih pas.

7. pindahkan ke ruangan lain

Odoo CMS- Sample image floating

Tips mudah lainnya untuk menyesuaikan ukuran karpet dengan ukuran ruangan adalah dengan mencobakan karpet yang tadinya Anda maksudkan untuk dipasang di ruang tamu menjadi di ruang keluarga atau kamar tidur. Mengapa demikian? Karena ukuran setiap ruangan di rumah pasti berbeda-beda dan akan ada satu ruangan yang bisa ‘menerima’ karpet tersebut meskipun sebenarnya ruangan tersebut tidak membutuhkan karpet. Tapi hal ini akan lebih baik daripada karpet yang sudah Anda beli tidak terpakai sama sekali dan hanya teronggok di gudang.

8. pastikan sesuai dengan selera

Aturan dan tips di atas tidak harus Anda jalankan semuanya. Lakukan yang sekiranya cocok dengan konsep dan rencana, serta selera Anda. Tidak ada gunanya Anda mematuhi aturan-aturan tersebut kalau pada akhirnya Anda tidak menyukai konsep ruangan Anda. Karenanya, kalau Anda ingin berkreasi dengan ruangan Anda dan karpet baru Anda, lakukanlah. Anda bisa menggunakan karpet lingkaran besar untuk ruangan persegi Anda, Anda bisa memasang karpet secara diagonal di area duduk ruang tamu Anda, atau ide lainnya yang terpikirkan dalam kepala Anda. Cobalah segala hal yang ingin Anda coba hingga Anda menemukan posisi karpet yang tepat. 

Memastikan apakah ukuran karpet akan pas untuk ruangan atau tidak jangan dijadikan perkara yang mempersulit Anda dalam menyempurnakan dekorasi ruangan. Anda dapat melakukan beberapa tips di atas atau merealisasikan ide-ide brilian Anda dalam mengonsep ruangan. Apalagi kalau Anda ingin mendekorasi ruangan yang personal, maka bagaimanapun posisi atau ukuran karpetnya, selama Anda nyaman dengan karpet tersebut, maka bukanlah sebuah masalah. Namun, untuk menghindari kesalahan pembelian karpet, langkah seperti mengukur dengan cermat ukuran ruangan dan area yang akan dipasangi karpet adalah langkah yang wajib Anda lakukan jika tidak ingin repot menukar karpet ke ruangan lain atau mengkreasikan karpet dengan karpet lain. Persiapkan segalanya dengan baik, jika Anda tipe yang tidak ingin repot nantinya. Apapun langkah yang Anda pilih, selamat berburu karpet!


Image source: classyclutter.net