0812-7742-300 Mon - Sun 8:30 - 20:00 WIB

Perbedaan Desainer Interior dan Dekorator Interior

Untitled Post

memahami perbedaan desainer interior dan dekorator interior

Membedakan desainer interior dan dekorator interior bisa menjadi persoalan untuk beberapa orang karena memang sekilas terlihat sama. Padahal, kedua profesi ini memiliki beberapa perbedaan yang mendasar. Karena perebedaan-perbedaan tersebut tidak terlihat secara langsung, maka sebaiknya Anda menyimak pembahasan berikut ini.

PENDIDIKAN YANG BERBEDA

 
Untuk menjadi desainer interior, seseorang harus menempuh pendidikan formal terlebih dahulu. Selama proses pendidikan, orang tersebut akan mempelajari struktur bangunan, warna, perancangan ruang, arsitektur furnitur, dan menggambar. Nantinya, ilmu yang sudah didapatkan tersebut akan diterapkan ketika bekerja sebagai dasar ketika menjalankan proyek mendesain sebuah ruangan
 

 source: homedesign.com

Sementara dekorator interior tidak harus menempuh pendidikan formal atau khusus, melainkan bisa belajar secara otodidak. Mereka belajar seputar warna cat, jenis kain, penataan perabot, asesoris ruang, dan pemilihan lantai. Karenanya, berbeda dengan desainer interior yang memiliki konsep sebelum bekerja, seorang dekorator interior lebih mengutamakan insting serta kepekaan berdasarkan kebiasaan atau pengalaman kerja sebelumnya.

proses bekerja yang tak sama

Ketika desainer interior mulai bekerja dari awal proses pengerjaan sebuah bangunan atau ruangan. Hal-hal yang menjadi pertimbangan seorang desainer interior dalam bekerja mencakup banyak hal, seperti keamanan, aksesibilitas, dan fungsi. Misalnya, seorang desainer interior akan memikirkan jendela berbentuk seperti apa yang tepat untuk sebuah ruangan, posisinya di mana, dan warnanya apa. Sementara dekorator interior justru bekerja setelah ruangan benar-benar terbentuk untuk menambahkan aksen pemanis tertentu. Contohnya memilihkan warna tirai yang tepat untuk jendela yang sudah ada atau memutuskan warna cat dinding yang bisa menimbulkan kenyamanan.

     source: youtube.com

Selanjutnya, untuk urusan relasi, karena desainer interior lebih profesional, maka mereka biasa bekerjasama dengan kontraktor dan arsitek. Sebaliknya, dekorator interior memiliki relasi langsung dengan klien.

Jadi, kalau Anda membutuhkan orang untuk merombak ruangan Anda secara menyeluruh, Anda bisa menghubungi desainer interior. Tapi, kalau Anda ingin mempercantik tampilan ruangan Anda dengan hiasan, menentukan lukisan yang tepat untuk di kamar tidur, mengganti warna cat dinding, atau memilih karpet yang tepat untuk ruang keluarga Anda, gunakan jasa seorang dekorator interior.


Image source: howtobecome.com